Soal Keamanan Kampus, UKM PHP: Pihak Unand Pernah Janji Pasang CCTV

"Terakhir saat saya hubungi, WR 2 mengungkapkan bahwa Unand tidak memiliki biaya."
Aksi sejuta koin untuk CCTV dan Barrier Gate. (UKM PHP Unand.)

PADANG, KLIKPOSITIF - Unit Kegiatan Mahasiswa Pengenalan Hukum dan Politik (UKM PHP) Universitas Andalas menggelar konferensi pers pada Jumat 28 Oktober 2016 soal maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor dan aksesoris di lingkungan Universitas Andalas (Unand).

Juru bicara UKM PHP Muhammad Ridho mengatakan pihaknya telah melakukan serangkaian advokasi dengan pihak kampus mulai melalui audiensi hingga membeberkan kasus ini keluar kampus.
Tercatat, kata dia, advokasi UKM PHP UNAND telah dilakukan sejak pimpinan Prof. Weri Darta Taifur. Pada saat itu, Wakil Rektor (WR) 2 mengatakan akan melakukan evaluasi terhadap keamanan kampus.

BACA Pencurian di Parkiran Makin Marak, UKM PHP Laporkan Unand ke Ombudsman

Kemudian saat pimpinan telah berganti, dia melanjutkan, pihaknya kembali melakukan aksi dan audiensi menuntut keamanan kampus pada tanggal 2 mei 2016. Pada saat audiensi, pihak Unand berjanji akan memasang CCTV dan Barrier Gate (palang parkir) sebelum masa perkuliahan tahun ajaran 2016/2017 dimulai, yaitu antara bulan Juni sampai Agustus.

"Namun hingga kini janji itu tidak pernah ditepati. Terakhir saat saya hubungi, WR 2 mengungkapkan bahwa Unand tidak memiliki biaya," tuturnya.

Mengingat audiensi dengan pihak Unand tidak membuahkan hasil pihaknya telah melaporkan Unand ke Ombudsmand karena dinilai lalai dalam menciptakan pelayanan publik yang baik dan aman. Selain itu, UKM PHP berencana melaporkan Unand ke KOMNAS HAM.

"Karena telah melanggar hak asasi manusia, yaitu hak mahasiswa untuk mendapat rasa aman sebagaimana yang diatur konstitusi 'setiap orang berhak untuk mendapat rasa aman'," ujarnya.

Pihaknya juga berencana menyurati Kemenristekdikti sebagai pimpinan tertinggi perguruan tinggi dan ... Baca halaman selanjutnya