Kedatangan Menristekdikti ke Unand Disambut 4 Tuntutan Mahasiswa

"Selanjutnya, pihaknya juga menuntut kejelasan beasiswa PPA karena semenjak semester kemarin beasiswa ini tidak keluar."
Aksi unjuk rasa oleh sejumlah mahasiswa di depan Convention Hall Unand. (Doc UKM PHP Unand.)

PADANG, KLIKPOSITIF - Kedatangan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) M Nasir untuk memberikan kuliah umum di Convention Hall Universitas Andalas (Unand) Padang, Sumatera Barat pada Jum'at, 12 Agustus disambut aksi unjuk rasa oleh sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam FPP (Forum Peduli Pendidikan).

Ketua UKM PHP Unand Muhamad Ridho mengatakan, dalam aksi ini pihaknya menyampaikan empat tuntutan. Pertama, menolak jalur mandiri karena dinilai mengurangi kuota mahasiswa lewat jalur SNMPTN dan SBMPTN.

"Istilahnya kesempatan kuliah ini banyak untuk mereka yang kaya. Jadinya yang kurang mampu dan belum lulus SNMPTN atau SBMPTN tidak dapat kesempatan karena tak cukup biaya," katanya kepada KLIKPOSITIF Jumat.

Semantara yang kedua, ia melanjutkan, pihaknya menuntut penambahan kuota bidik misi karena telah terjadi pengurangan dari yang sebelumnya untuk 1000 mahasiswa kini hanya tersedia untuk sekitar 400 mahasiswa.

"Banyak yang tak bisa kuliah gara-gara kuota dikurangi," ujarnya.

Selanjutnya, pihaknya juga menuntut kejelasan beasiswa PPA karena semenjak semester kemarin beasiswa ini tidak keluar. Dan terakhir pihaknya menolak Unand menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH).

"Karena ini faktor utamanya. Kenapa beasiswa dipangkas, kuota bidik misi dikurangi, dan dibukanya jalur mandiri. Gara-gara PTN-BH ini kampus dikomersialisasi. Pendidikan dijadikan lahan cari uang. Mana peran pemerintah dalam hal ini?" ujarnya.

[Satria Putra]