Remaja Payakumbuh Ini Wakili Sumbar untuk Seleksi Paskibraka Nasional

"Sebelum lolos ke tingkat nasional, ia harus melewati proses seleksi mulai dari tingkat sekolah, kota, dan provinsi"
Ainul Farhan J lolos menjadi salah satu Paskibraka Provinsi Sumbar untuk mengikuti seleksi tingkat nasional di Jakarta (Ads)

KLIKPOSITIF - Setiap orang pasti memimpikan bisa bisa menjadi terbaik di bidangnya. Untuk anggota Pasukan Pengibaran Bendera Pusaka (Paskibraka) tentu tampil di tingkat nasional menjadi salah satu tujuan utamanya. Hal inilah yang dirasakan siswa SMA Islam Raudhatul Jannah Kota Payakumbuh bernama Ainul Farhan J yang lolos menjadi salah satu Paskibraka Provinsi Sumbar untuk mengikuti seleksi tingkat nasional di Jakarta.

Saat ditemui beberapa waktu lalu, Farhan sapaan akrabnya mengatakan dirinya berharap bisa lolos seleksi nasional yang diikuti oleh paskibraka terbaik se-Indonesia ini. Selain dirinya, ada tiga siswa lainnya asal Sumbar juga akan mengikuti seleksi tingkat nasional.

"Mereka adalah Deva Indri Yani, dari SMAN 6 Padang, Janatun Maqwa dari SMA Adabiah Padang, dan Muhammad Fachrid asal SMAN 3 Batusangkar," ujar anak dari pasangan Jack Petto dan Fitri Miroza.

Sedikit bercerita, sebelum lolos ke tingkat nasional, ia harus melewati proses seleksi mulai dari tingkat sekolah, kota, dan propinsi. Bersama dengan 14 siswa SMA Islam RJ termasuk dirinya, akhirnya bisa meloloskan dua perwakilan yang akan menjadi pasukan pengibar bendera.

"Alhamdulillah, saya berhasil menjadi salah satu perwakilan dari SMA Islam RJ yang berangkat ke tingkat provinsi. Tanpa disangka-sangka ternyata juga berhasil menjadi perwakilan Sumbar untuk seleksi di tingkat nasional," kata adik dari Ulfa Nailatul F dan abang dari Fachri Alfais Khairani.

Untuk bisa lolos ke tingkat nasional dan mengikuti seleksi, bukannya tidak ada kendala dan kesulitan. Ia mengatakan kondisi fisik yang sehat dan bugar serta kedisiplinan tinggi harus dilakukannya agar bisa lolos ke tahap selanjuutnya.

"Kendala yang dihadapi saat seleksi yaitu ketika melakukan lari mengelilingi lapangan. Baru putaran ketiga, tiba-tiba saya alami flu dan membuat saya susah melanjutkan putaran. Namun dengan tekad yang kuat akhirnya saya bisa melakukan putaran sebanyak ... Baca halaman selanjutnya