Unand Kerjasama dengan 4 Kementerian untuk Selenggarakan KKN Tematik

Kampus Unand.
Kampus Unand. (Unand.ac.id)

KLIKPOSITIF - Selain Kuliah Kerja Nyata (KKN) reguler, Universitas Andalas juga menyelenggarakan KKN Tematik yang orientasi program kegiatannya terfokus pada bidang tertentu sesuai dengan permasalahan kemasyarakatan dan arah kebijakan pembangunan yang diselenggarakan pemerintah kabupaten/kota tertentu.

Ketua Badan Pengelola (BP) KKK Unand Ujang Khairul mengatakan, KKN Tematik ini kita bekerjasama denga empat Kementerian yaitu Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Sosial, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal serta dengan Kementerian Kehutanan.

"Kerjasama dengan Kementerian PU dalam rangka mengurangi wilayah kumuh di Kabupaten/Kota. Tema dan program KKN Tematik ini adalah insfrastruktur Pemukiman," katanya.

Baca Juga

BACA: Tahun Ini, Ada 100 Mahasiswa Unand Mendaftar KKN di Mentawai

Sementara Kerjasama dengan Kementrian Sosial dengan tema dan program Desa Sejahtera Mandiri untuk menurukan masalah sosial yang ada di lokasi KKN Tematik, misalnya melakukan pendataan terhadap warga miskin, wanita terlantar dan kasus KDRT. Selanjutnya Kerjasama dengan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, tema dan programnya adalah Desa Membangun yaitu dengan pendampingan mahasiswa di daerah terluar seperti di Mentawai, Solok Selatan.

"Kerjasama dengan Kementerian Kehutanan dengan tujuan agar hutan tidak dijadikan sebagai tempat mata pencarian mereka, dan kita memberikan edukasi kepada masysarakt melalui mahasiswa akan betapa pentingnya hutan bagi kehidupan," tuturnya.

 Ia mengatakan, untuk mengikuti KKN tematik ini mahasiswa harus mengikuti seleksi terlebih dahulu. Mahasiswa yang dinyatakan lolos seleksi akan ditempatkan di bidang Kementerian yang telah dipilih dan di daerah yang ditetapkan. Di Kementerian Kehutanan ada 36 mahasiswa KKN yang lolos untuk ditempatkan di Padang Pariaman, Pasaman, Sijunjung dan Solok Selatan. Sementara di Kementerian PU ada 300 mahasiswa yang lolos, di Dinas Perkebunan 75 mahasiswa, KKN Revolusi mental ada 600 mahasiswa, Hibah Dikti 120 mahasiswa.

Mahasiswa yang mengikuti KKN tematik ini akan diberi biaya hidup dan transportasi lokal.


[Satria Putra]

Editor: Elvia Mawarni