Menelusuri Jejak Grup Musik Legendaris Lime Stone Band (Bagian 2)

"Lagu Semalam di Malaysia itu kami nyanyikan pada saat latihan pertama di Wisma Indarung."
Nurmawi (Riki Suardi/KLIKPOSITIF)

Aku pulang dari rantau 

Bertahun-tahun di negri orang, oh Malaysia

Oh di mana kawan dulu 

Kawan dulu yang sama berjuang, oh Malaysia  

ITULAH  lirik lagu lawas yang sejak lima dekade ini masih terus menjadi lagu populer. Lagu berjudul “Semalam di Malaysia” ciptaan penyanyi kondang Syaiful Bahri asal Payakumbuh, Sumatera Barat, itu begitu membekas diingatan Nurmawi (76), yang merupakan salah satu pentolan grup musik Band Semen Padang. Tembang yang diciptakan tahun 1960 itu merupakan lagu pertama yang dinyanyikan Band Semen Padang.

“Lagu Semalam di Malaysia itu kami nyanyikan pada saat latihan pertama di Wisma Indarung. Sejumlah karyawan dan staf serta Direktur Utama Perusahaan Negara Semen Padang ketika itu, Ir. Mattjik, ikut menonton kami latihan,” ungkap Nurmawi saat ditemui Klikpositif Kamis, 19 Oktober 2017 sore, di rumahnya Jalan Melur I, No 144, RT04/RW05, Perumahan HO II, Indarung, Kota Padang.

Baca: Menelusuri Jejak Grup Musik Legendaris Lime Stone Band (1)

Meski sudah berusia lanjut dan mengalami gangguan penglihatan, namun ingatan pria kelahiran Tanjung Enim 1942 silam itu masih tajam. Bahkan, dia ingat betul apa saja lagu yang pertama kali dibawakannya saat Band Semen Padang menggelar latihan perdana di Wisma Indarung.

"Selain lagu berjudul Semalam di Malaysia, lagu lainnya yang kami bawakan ketika itu adalah lagu Minang berjudul Malereng Tabiang, Kelok Sembilan dan lagu Jawa berjudul Jenang Gulo," ungkap ... Baca halaman selanjutnya