Rektor UNP Antisipasi Unjuk Rasa Tolak Kedatangan Megawati

"Yang jelas, kalau mengganggu kita akan tindak tegas"
Rektor UNP, Ganefri Saat Jumpa Pers (Cecep Jambak/Klikpositif)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Rektor Universitas Negeri Padang (UNP), Ganefri telah berkoordinasi dengan Polda Sumbar dan Korem, guna antisipasi unjuk rasa dari pihak yang menolak kedatangan Megawati Soekarno Putri, Rabu 27 September besok.

"Yang jelas, kalau mengganggu kita akan tindak tegas. Kita telah koordinasi dengan Kapolda dan Danrem, soal keamanan tentu ada mekanismenya, untuk antisipasi seperti unjuk rasa. Kita tidak pikirin itu, karena berbeda pendapat itu hal yang biasa, asal jangan mengganggu ke dalam rumah kita, maka akan ditindak tegas. Ini otoritas kita sebagai institusi, perguruan tinggi," tegas Ganefri dalam jumpa pers UNP, Senin 25 September 2017 di rektorat.

Terkait penolakan, Ganefri menyebut hal yang biasa, namun ditegaskan tidak ada satupun pihak yang dapat mencampurinya, selain senat. "Kalau masalah adat, ditolak wajar-wajar saja, kalau ini salah masuk," ujarnya.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombespol Syamsi mengatakan, hingga saat ini belum ada pemberitahuan ataupun surat untuk melaksanakan penyampaian pendapat atau unjuk rasa.

"Hingga kini belum ada masuk surat," sebut Syamsi di ruang kerjanya, Selasa 26 September 2017.

Meski demikian, pihak Polda tetap melakukan pengamanan. Sebab, katanya yang datang adalah mantan presiden.

"Sudah kewajiban polisi melakukan pengamanan," sebutnya.

[Cecep Jambak]