8 Negara Bahas Pengaruh Teknologi Dalam Bahasa Kebangsaan di Unand

"Tema tersebut dipilih karena dinamika sosial yang bergerak cepat di tengah masyarakat dapat berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan bahasa."
Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unand (unand.ac.id)

PADANG, KLIKPOSITIF – Sebanyak delapan negara akan membahas pengaruh era reformasi dan teknologi dalam bahasa kebangsaan masing-masing negara di Universitas Andalas, Kamis (24/8) dalam seminar International Seminar on Linguistic (ISoL) III Fakultas Ilmu Budaya, Unand.

Kedelapan negara tersebut yang terdiri atas Jepang, Philipina, Amerika Serikat, Belanda, Arab Saudi, Thailand, Malaysia, dan Indonesia.

ISoL merupakan kegiatan akademik yang diselenggarakan secara berkala, yaitu satu kali dalam dua tahun oleh Program Studi Linguistik Pascasarjana FIB Unand dan Masyarakat Linguistik Indonesia (MLI) Cabang Universitas Andalas.  Tahun ini, ISoL memasuki tahun ketiga dan mengangkat tema “Bahasa dan Dinamika Sosial” yang dijabarkan ke dalam beberapa subtema.

Dr. Reniwati, M.Hum., Ketua ISoL 3, mengungkapkan bahwa tema tersebut dipilih karena dinamika sosial yang bergerak cepat di tengah masyarakat dapat berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan bahasa, yang kemudian menimbulkan persoalan-persoalan kebahasaan, baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa daerah.

Lebih lanjut, Dr. Reniwati memberikan contoh pada pidato Basuki Tjahaja Purnama, mantan Gubernur DKI Jakarta, yang berujung pada penjara. “Artinya, kita harus berhati-hati dalam menggunakan bahasa. Pada hari ini, bahasa bisa direkam dan dijadikan bukti jika disampaikan untuk menghina suku, bangsa, dan agama orang lain,” ungkap Ketua ISoL 3 ini.

Oleh karenanya, menurut Dr. Reniwati, wajar saja jika Presiden Repubik Indonesia, Joko Widodo, kemudian membatasi penggunaan bahasa oleh masyarakat Indonesia di media sosial. “Setiap orang diminta untuk bertanggung jawab terhadap setiap bahasa yang digunakan,” jelasnya.

Terkait bahasa dan dinamika sosial ini, dihadirkan Dr. Dadang Sunendar, M.Hum., Kepala Badan Bahasa Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia untuk ... Baca halaman selanjutnya