Kisah Dessi Warty, 22 Tahun Jaga Rumah Bung Hatta

"Ada ketenangan yang saya dapatkan di sini, banyak berkahnya"
Penjaga Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta Hatta Dessi Warty (59) (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)

BUKITTINGGI,KLIKPOSITIF -- Penjaga Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta Hatta Dessi Warty (59) menceritakan pengalamannya selama hampir 22 tahun mengelola rumah kelahiran Proklamator tersebut.

Kata dia, sungguh banyak hal yang dirasakannya.

"Tentunya banyak, soalnya saya kan sudah lama di sini," kata Dessy Minggu 6 Agustus 2017, saat dikunjungi KLIKPOSITIF.

Dessy pertama kali ditugaskan menjaga rumah Hatta pada April 1996, ia merupakan pegawai honorer pindahan dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan Bukittinggi.

"Ada ketenangan yang saya dapatkan di sini, banyak berkahnya," ungkap Janda empat anak ini.

Di rumah Hatta, Dessy sering kedatangan tamu penting, bahkan pernah Presiden Jokowi datang bertandang pada 2015 lalu.

"Saya titipkan rumah Bapak Hatta kepada Ibu, jagalah rumah ini selama ibu masih sanggup, mudah-mudahan ibu sehat selalu," ucap Dessy menirukan ucapan Presiden Jokowi, saat mengunjungi rumah Prolamotor Kemerdekaan RI.

Begitupun dengan anak-anak Hatta seperti Gemala dan Mutia, kata Dessy, ia masih sering berkomunikasi dengan mereka.

Selian kebahagiaan yang ia rasakan dalam menjaga rumah tersebut, Dessy mengaku juga ada duka yang ia rasakan, meski tidak sebanding dengan rasa senang yang ia rasakan selama 22 tahun mengabdikan diri menjaga kediaman tersebut. Palingan, hanya sebatas jika ada anak-anak alay yang sering menyentuh koleksi-koleksi benda antik milik Hatta yang seharusnya dilarang.

Wanita yang tinggal sekitar 1 kilometer (km) dari rumah Hatta tepatnya di Kelurahan Aua Tajungkang Tangah Sawah (ATTS) ini menambahkan, ia bangga bekerja di rumah Hatta sebab ia mengagumi sosok Wakil Presiden Pertama RI tersebut.

"Ia jujur dan sederhana, banyak hal yang bisa kita pelajari darinya. Merawat rumah idola jelas kebanggaan bagi saya,"pungkasnya.

Atas kecintaan dan dedikasinya, Dessy bahkan rela sejak 2005- hingga sekarang untuk melewatkan hari pertama ... Baca halaman selanjutnya