Cahaya Timor Leste Iringi Langkah Acang Temui Islam di Payakumbuh

"Di Masjid Raya Padang Japang, bakda Dzuhur, pada tanggal 27 Juli 2000, Ia bersama empat temannya kemudian mengucapkan kalimat syahadat, dibawah panduan ustad Junaidi"
Acang, Mualaf yang memeluk islam setelah tertarik akan ajaran Islam (KLIKPOSITIF/Joni)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Hasan Subang Lamanepa-pria yang juga dipanggil dengan sebutan Acang (31) tahun punya sekelumit cerita sebelum memeluk Islam. Mulai dari meninggalkan kampung asalnya Timor Timur yang saat itu sedang bergejolak hingga sampai di Kota Payakumbuh (Sumbar) dan mengucapkan syahadat di Ranah Minang.

Ketertarikan Acang terhadap Islam dimulai ketika berada di pengungsian awal tahun 2000 di Timor Timur. Pengungsian tempat ia tinggali bersama keluarganya itu hanya berjarak sekitar 500 meter dari Masjid, sehingga setiap hari ia melihat penganut ajaran Islam pergi ke Masjid untuk beribadah.

Ia bercerita setiap melihat seseorang kembali dari Masjid menjalankan ibadah, ada cahaya dari wajah orang yang selesai melaksanakan salat. "Dari situ mulai ada pertanyaan dalam hati saya, dan setiap hari saya perhatikan selalu begitu, lama kelamaan ingin rasanya seperti mereka dan memeluk Islam," kata Acang mengawali cerita perjalanannya memeluk Islam, pada KLIKPOSITIF.

Rasa kagum dan banyaknya pertanyaaan yang muncul di hati Acang, kemudian ia bertemu dengan Adityawarman Thaha seorang anggota TNI berdarah Minang yang melaksanakan tugas dinas di Timor Timur pada tahun 2000.

Acang menceritakan, keinginan Adityawarman saat itu ingin menyekolahkan anak-anak Timor timur (Timur Leste) yang tinggal dipengungsian.

"Saya waktu itu masih bernama Leonardo Soares (Nama sebelum Islam) setelah bertemu Adityawarman berangkat bersama empat orang lainnya untuk disekolahkan di Bogor, namun karena waktu itu saya sudah kelas tiga SMP, maka Adityawarman memutuskan kami untuk menuntut ilmu di Pondok Pesantren Darul Funun El-Abbasiyah Padang Japang, Kota Payakumbuh," katanya.

"Saat berada di pondok pesantren inilah saya semakin mengenal Islam dan kemudian memutuskan memeluk Islam," jelasnya.

Di Masjid Raya Padang Japang, bakda Zuhur, pada tanggal 27 Juli 2000, Ia bersama empat temannya kemudian mengucapkan ... Baca halaman selanjutnya