Lebih dari 50 Persen Warga AS Salah Pilih Jurusan di PT

"Keputusan pendidikan paling umum yang akan diubah yakni bidang studi yang diambil"
Survei terbaru yang dilakukan di Amerika Serikat menunjukkan bahwa 51 % warga negara itu akan mengubah jenis, institusi dan jurusan jika mereka masuk perguruan tinggi lagi. (pixabay)

KLIKPOSITIF - Survei terbaru yang dilakukan di Amerika Serikat menunjukkan bahwa 51 % warga negara itu akan mengubah jenis, institusi dan jurusan jika mereka masuk perguruan tinggi lagi.

Keputusan pendidikan paling umum yang akan diubah yakni bidang studi yang diambil. Angka itu mencapai 36 persen, kemudian diikuti dengan memilih institusi yang berbeda sebanyak 28 persen, dan 12 persen lainnya akan memilih gelar yang berbeda.

Dilansir dari laman xinhua, survei yang dilakukan oleh Jaringan Pendidikan Gallup dan Strada mengungkapkan kebanyakan orang Amerika menginvestasikan waktu dan uang dalam mengejar pendidikan tinggi.

"Pemikiran serius ini menunjukkan implikasi yang cukup besar bagi konsumen, institusi, dan pembuat kebijakan pendidikan tinggi AS," kata analis Gallup Brandon Busteed.

Keraguan dan penyesalan semacam itu, mungkin berakar pada campuran keputusan ilmiah yang dibuat oleh siswa dan orang tua mereka, dalam memutuskan hubungan antara tujuan pendidikan dan karir serta asumsi yang salah arah dari pembuat kebijakan.

Terlepas dari jenis gelar, orang-orang yang mengambil jurusan STEM (sains, teknologi, teknik dan matematika) cenderung tidak memiliki pemikiran kedua daripada yang lain.

Sementara itu, penyesalan bervariasi menurut jenis dan umur terdapat pada pemegang gelar sarjana yang lebih cenderung menyesali bidang studi yang mereka pilih. Hal itu menunjukkan bahwa orang yang berusia 30 atau lebih tua pada saat wisuda lebih puas dengan keputusan mereka.

Gallup dan Strada Education Network telah melakukan wawancara harian terhadap 350 orang dewasa AS (122.500 per tahun) sejak Juni 2016 dalam survei ini.