Usia 10 Tahun Dalizanolo Rela Seberangi Lautan Demi Belajar Islam

"awal ia mengislamkan dirinya setelah bermimpi mendengar suara azan. Dia saat itu masih berusia 10 tahun, duduk di bangku kelas 5 SD di kampungnya yang ada di Kecamatan Afulu, Nias Utara."
Muhammad Dahlan Gulo yang memeluk Isalam sejak umur 10 tahun, setelah bermimpi mendengar suara adzan (Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Dalizanolo Gulo (40), seorang mualaf yang saat ini bekerja sebagai staf administrasi di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Imam Bonjol, Padang, meceritakan awal ia memeluk Islam saat masih berusia 10 tahun, setalah mendapat hidayah melalui mimpi pada 21 Juli 1987.

Dalizanolo mengisahkan pada KLIKPOSITIF, awal ia mengislamkan dirinya setelah bermimpi mendengar suara azan. Dia saat itu masih berusia 10 tahun, duduk di bangku kelas 5 SD di kampungnya yang ada di Kecamatan Afulu, Nias Utara.

Setelah mengalami mimpi pada malam yang masih ia ingat tanggalnya sampai saat ini, Dalizano menjelaskan mulai terketuk pintu hatinya untuk mengenal Islam lebih dalam. Namun karena di dalam adat keluarganya persolan keyakinan harus sesuai dengan apa yang mereka anut selama ini, maka dia harus keluar dari kampungnya.

Namun karena keinginan yang kuat untuk memeluk Islam dan belajar lebih dalam tentang Islam, Dalizanolo dalam usia yang masih terbilang anak-anak, rela meninggalkan keluargannya demi mencari kebenaran yang ia yakini yang datang melalui mimpinnya.

Dalizanolo nekat untuk meninggalkan keluarganya dan pergi menjemput spiritualnya akan islam di tempat lain. "Sebelum pergi, waktu itu saya sempat menyampaikan maksud saya ini pada ayah, yakni untuk masuk islam, namun ayahnya dengan tegas menolak hal tersebut," kata Dalizanolo.

"Setelah saya sampaikan keinginan masuk Islam tersebut dan tidak disetujui oleh ayah, kebetulan ditahun itu juga tidak berselang lama ada seorang santri lulusan pondok pesantren Darul Ulum dari Padang Sidempuan datang ke Afulu dan mempersunting anak gadis dari ustad di kampung saya. Dari santri inilah saya banyak belajar hingga akhirnya memutuskan ikut dengannya ke Padang Sidempuan untuk mendalami ilmu agama," jelasnya.

Ia menambahkan, saya pergi ke Padang Sidempuan melalui Sibolga menuju Sidempuan untuk bersekolah di Pondok Pesantren Darul Ulum, untuk ber syahadat dan ... Baca halaman selanjutnya