STIKes Fort de Kock Bukittinggi Mewisuda 261 Lulusan

"STIKes Fort de Kock Bukittinggi telah mengusulkan ke Kemenristek Dikti untuk pembukaan Program Studi baru"
Ketua STIKes Fort de Kock Bukittinggi, Nurhayati, serahkan piagam ke lulusan berprestasi (KLIKPOSITIF/Haswandi)

BUKITTINGGI, KLIKPOSITIF -- STIKes Fort de Kock Bukittinggi mewisuda 261 lulusan program Sarjana, Sarjana Terapan, Profesi dan Magister di Kampus STIKes Fort de Kock kawasan Garegeh Bukittinggi, Sabtu 13 Mei 2017.

Dari 261 lulusan itu, 15 diantaranya merupakan lulusan Program Magister Kesehatan Masyarakat, 53 lulusan Program Profesi Ners, 28 lulusan Program Sarjana Keperawatan, 8 lulusan Program Sarjana Kesehatan Masyarakat, serta 157 lulusan Program Studi DIV Kebidanan.

Pada kesempatan itu, juga diberikan penghargaan kepada lulusan berprestasi.

Dalam sambutannya, Ketua STIKes Fort de Kock Bukittinggi, Nurhayati, menekankan jika lulusan STIKes Fort de Kock Bukittinggi tidak hanya memiliki keterampilan mencari kerja, tapi juga menjadi pencipta kerja dan mampu mengembangkan budaya enterpreneurship.

Menurutnya, secara institusi, STIKes Fort de Kock telah terakreditasi B, dan 90 persen program studi juga telah terakreditasi B. Ia berharap re-akreditasi Program Studi Fisioterapi dan Kesehatan Masyarakat pada tahun 2017 ini bisa meningkat ke akreditasi A.

“Tak hanya itu, STIKes Fort de Kock Bukittinggi telah mengusulkan ke Kemenristek Dikti untuk pembukaan Program Studi baru , yaitu Program Studi Magister Kebidanan, S1 Farmasi dan Program Profesi Bidan,” ujar Nurhayati.

Ia melanjutkan, saat ini STIKes Fort de Kock telah memiliki dosen kualifikasi Guru Besar, Doktor (yang sedang mempersiapkan Guru Besar) dengan perbandingan dosen dan mahasiswa 1:23.

“Pengembangan dosen terus dilakukan. Saat ini jumlah dosen yang mengikuti studi lanjut ke jenjang S2 adalah 19 orang dan ke jenjang S3 sebanyak 5 orang, baik di dalam maupun luar negeri, salahsatunya di Filipina,” jelas Nurhayati. (*)