STIKes Fort de Kock Bukittinggi Kembali Raih Sertifikat Lisensi LSP P-1

"Ini bukan lisensi yang pertama, tapi ini lisensi pertumbuhan LSP Fort de Kock"
Penyerahan sertifikat lisensi LSP P-1 dari BNSP ke LSP Fort de Kock Bukittinggi, Sabtu (06/05/2017) (KLIKPOSITIF/Haswandi)

BUKITTINGGI, KLIKPOSITIF -- Jika pada tahun 2015 lalu STIKes Fort de Kock Bukittinggi meraih lisensi LSP-P1 (Lemabaga Sertifikasi Profesi-Pihak Pertama), kini STIKes Fort de Kock kembali meraih lisensi yang sama. Jika awalnya ruang lingkup hanya Kebidanan, maka sekarang ruang lingkupnya bertambah, yakni Keperawatan Akademik, Keperawatan Profesi, serta Psikoterapi.

“Ini bukan lisensi yang pertama, tapi ini lisensi pertumbuhan LSP Fort de Kock. Dibanding yang lain, Efdeka (Fort de Kock) paling maju dan sistem manajemennya juga sangat baik. Saya harapkan LSP Fort de Kock terus berkembang dan memberikan dampak positif ke yang lain,” ujar Ketua Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang diwakili bidang lisensi, Sugiyanto, disela-sela acara penyerahan lisensi sertifikat LSP-P1 di Kampus STIKes Fort de Kock Bukittinggi, Sabtu 6 Mei 2017.

Menurut Sugiyanto, dengan diterimanya lisensi sertifikat tersebut, maka LSP Fort de Kock memiliki wewenang melakukan sertifikasi kompetensi atas nama BNSP 100 persen.

“Sertifikat lisensi ini memiliki kualifikasi internasional atau standar mutu internasional, dan merupakan pintu masuk ke pasar global tenaga kerja,” jelas Sugiyanto.

Sementara itu, Sekretaris Kopertis Wilayah X, Hanafi, menyebut bahwa STIKes Fort de Kock Bukittinggi merupakan perintis agar lulusannya mudah mendapat pekerjaan.

“Dalam dunia kerja, sertifikasi diperlukan. Kita berterima kasih kepada Fort de Kock yang telah mencoba merintis itu. Banyak yang mengatakan, tidak lulus PNS, dibilang susah cari kerja. Dengan memiliki kompetensi tertentu, maka seseorang tidak hanya memenuhi pasar kerja yang terbatas, tapi bisa bekerja sesuai kompetensi yang dimilikinya,” jelas Hanafi. (*)